Dalam cerita-cerita empuk ini Elok Teja Suminar melukiskan persoalan perempuan-perempuan Madura: keresahan dan harapan mereka yang ingin mendapat kesempatan menyampaikan pemikiran, keinginan, dan menjadi teman diskusi yang sebanding dalam setiap pengambilan keputusan dalam keluarga. Pada sudut pandang yang lebih luas, Elok memotret konflik personal manusia-Madura dengan tradisi, agama, serta…
ecameron: Hari Kedelapan, Kisah Ketiga Giovanni Boccaccio Belfagor: Kisah Iblis yang Memperistri Manusia Niccolo Machiavelli Madonna Zilia Matteo Bandello Rosso Malpelo Giovanni Verga Pemikiran Hermes Torranza Antonio Fogazzaro Air Mancur Pietrarsa Renato Fucini Para Penyembah Berhala Gabriele d’Annunzio Jas Berekor Luigi Pirandello …
Setiap mendengar kata kuburan, yang berkelebat dalam ingatan kita adalah tentang nisan, gundukan tanah, kijing, kembang, atau nuansa horor yang memunculkan beragam cerita seperti pocong, kuntilanak, genderuwo, dan sebangsanya. Kuburan seolah bayang-bayang kelam akan sebuah ruang masa depan. Anggapan demikian tidak salah. Lumrah adanya. Sementara kata imperium, ruang pikir kita tentu tertuju …
“Andai aku diberi pilihan tentang suatu negeri Kukatakan bahwa engkau adalah negeriku Jika aku melupakanmu, oh kekasih hidupku Maka hatiku yang tulus juga akan melupakanku Jika aku tersesat di tengah jalan Di matamu alamatku”
Jika Anda pernah membaca karya-karya Joko Pinurbo (Jokpin), tentulah Anda akan kerap teetawa, lalu manggut-manggut. Itu karena Jokpin piawai betul berpuisi dgn humoris plus reflektif. Puisi-puisinya adalah candaan-candaan yang anti-puitik --tetapi tepat di titik ini jugalah ia sangat estetis. Jika Anda membaca cerpen-cerpen Embah Nyutz ini, tepikanlah ekspektasi cerpen sastra, estetis, apalagi …
pakah payung membenci atau mencintai hujan? Aku bertanya kepada pantun, dan dia menjawab, “sampiran dan pesan padaku sudah jauh terpisah, dan aku bukan lagi aku!” Dan kau mencoba mempertemukan dengan payung dan hujan. Jalan kota, taman, dan sirene ambulans, memberi kata padaku, “Sedia payung…,” sebelum suara lain, “…dan biarkan hujan,” kata payung itu. Dan kau mungkin tahu…
Novel Ketua Klub Gosip Dan Anggota Kongsi Kematian ini merupakan kumpulan cerpen karya Yetti A. KA. Cerita di dalamnya banyak mengangkat tema tentang kematian, grief, isu kesehatan mental, sampai dengan disfungsi hubungan dan keluarga. Buku ini memiliki 19 cerita yang sejatinya enak untuk dibaca dan dibuat begitu menarik dalam sebuah pilihan diksi yang unik. Buku ini begitu memainkan psikolo…
“Pushkin adalah pendongeng yang cerdas dan penuh kasih sayang. Panoramik dan presisi.” Publishers Weekly * Alexander Pushkin menulis prosa gemerlap yang mengungkapkan budaya nasionalnya dengan keanggunan dan humor yang bersahaja. Baik dalam prosa maupun syair, Pushkin adalah salah satu pencerita hebat dunia: langsung dan dramatis, berpandangan jernih, jelas, dan bersemangat. P…
“Menjijikkan...!” katanya mendesis sambil membuang bungkusan itu ke lantai. Dari bungkusan mirip kotak sepatu itu berhamburanlah kertas-kertas brosur yang bertuliskan: “Ikutilah Seminar Mengatasi Keluhan Pelanggan”. “Apakah pelanggan Anda sering mengeluh dan kecewa terhadap service Anda? Atau apakah Anda merasa pelanggan Anda rewel, bawel, dan banyak menuntut?” Bla-bla-bla, Bl…
“Tujuh belas cerpen karya cerpen asal Pariaman, Sumatera Barat ini layak untuk dinikmati dan dimiliki. Hal yang luar biasa ketika Tiara memilih perempuan sebagai tema. Cerpen-cerpennya bercerita dengan renyah dan memiliki daya tarik serta keunikan pada point of view pengarangnya. Tiara Sari mampu merebut dengan baik realitas sosial dirinya, lingkungannya, masyarakatnya, lalu ia jadikan itu re…