Dulu kau pernah berkata: Kelak aku akan kembali Ketika tiba musim semi Musim semi sudah berlalu Bahkan ia sudah datang berkali-kali Silih berganti Hari-hari juga terus beranjak pergi Setiap hari Aku membangkitkan harapan di hatiku Sambil menunggu kereta Orang-orang telah kembali Musim semi juga sudah berlalu Hati mulai merasakan Getirnya sebuah penantian Apakah kau sudah lupa, Kekasih?
Dunia baru butuh nabi baru. Namun tak seorang pun ingin dipilih menjadi nabi. Lalu bagaimana pencarian sang nabi terus dilakukan? Triyanto Triwikromo, pemeroleh anugerah Tokoh Seni 2015 Pilihan Majalah Tempo untuk kumpulan puisi Kematian Kecil Kartosoewirjo, menjawab pertanyaan itu dengan ungkapan-ungkapan sok serius, tak terduga, konyol, dan segar dalam buku ini. “kadang-kadang wajah malaika…
Pakk! Tangan kasarnya berhasil mendarat di pipiku. Perih. "Kapan sikap pembangkangmu itu bisa berubah?" "Sampai Bapak juga bisa melunak terhadapku," jawabku. Pukulan kedua mendarat di perutku. Marolop kecil tidak mengerti, mengapa baju Natalnya berbeda dengan milik kakak-kakaknya. Ia tidak mengerti, mengapa bapaknya tidak pernah mengajak bercanda ria. Ia tidak mengerti, mengapa haru…
Kucing dan Tikus adalah buku yang ditulis Günter Grass tak lama sesudah The Tin Drum, dan memiliki latar yang sama dengan novel sebelumnya itu: kota Danzig selama Perang Dunia II. Tetapi, jika The Tin Drum mencapai efek kumulatif luar biasanya melalui gaya bersayap dan picaresque, Kucing dan Tikus bertumpu pada keringkasan dan kepadatan. Cerita provokatif ini berpusat pada kenangan kuat pen…
“Kisah cinta paling meyakinkan sepanjang zaman.” —Vanity Fair Lolita adalah novel indah yang abadi. Lolita bahkan dianggap sebagai salah satu novel terbaik sepanjang masa oleh para kritikus. Begitu populernya kisah ini hingga sempat dua kali difilmkan. Sempat dilarang beredar di Amerika Serikat, novel ini hingga kini terus diperbincangkan orang dan menjadi buku laris di berbagai negara…
Dengan cerita yang bikin penasaran dan gaya bahasa yang mengalir secara lincah, novel ini seolah tak memberikan jeda kepada pembaca untuk sekadar berhenti sejenak, melainkan menuntut untuk menuntaskannya hingga akhir. Sebuah cinta yang rumit, tragedi yang traumatik, perjuangan hidup yang tidak mudah, upaya hebat melawan penyakit yang akut, dan benturan-benturan hebat dengan realitas yang pahit,…
Revolusi Nuklir. Prosais Irlandia, James Joyce, menulis cerpen Eveline pada tahun 1904. Eveline menyusup ke lipatan banyak bahasa dan budaya, menebarkan teluh sastra; bahwa cerpen mustahil mati selama masih ada manusia di dunia. Meskipun lahir dari rahim abad 20, Eveline masih terlihat belia dan ranum hingga kini. Lewat Eveline, James Joyce memberikan ruang eksplorasi yang luas bagi pembacanya.…